Mantan Ibu Negara Rosalynn Carter menderita demensia, demikian diumumkan keluarganya
keren989
- 0
Mendaftarlah untuk menerima email harian Inside Washington untuk mendapatkan liputan dan analisis eksklusif AS yang dikirimkan ke kotak masuk Anda
Dapatkan email Inside Washington gratis kami
Rosalynn Carter, mantan ibu negara dan istri Presiden Jimmy Carter, menderita demensia tetapi “terus hidup bahagia di rumah”, keluarganya mengumumkan.
Nona Carter, 95, “menikmati musim semi di Plains dan mengunjungi orang-orang terkasih” meskipun didiagnosis, Carter Center mengumumkan Selasa dalam sebuah pernyataan.
Mantan Presiden Jimmy Carter, 98, memasuki rumah perawatan pada bulan Februari tahun ini setelah serangkaian rawat inap singkat di rumah sakit.
Mantan ibu negara Rosalynn Carter (kiri) menunggu Presiden AS Joe Biden pergi setelah mengunjungi mantan Presiden AS Jimmy Carter 29 April 2021, di Plains, Georgia.
(AFP melalui Getty Images)
“Sepanjang hidupnya, Ny. Carter adalah advokat terkemuka di negara ini untuk kesehatan mental. Pertama di Istana Gubernur Georgia, kemudian di Gedung Putih, dan kemudian di The Carter Center, dia mendorong peningkatan akses terhadap perawatan dan mengurangi stigma seputar masalah kesehatan mental,” bunyi pernyataan tersebut.
“Satu dari 10 lansia Amerika menderita demensia, suatu kondisi yang mempengaruhi kesehatan mental secara keseluruhan. Kami menyadari, seperti yang dialaminya lebih dari setengah abad yang lalu, bahwa stigma sering kali menjadi penghalang yang menghalangi individu dan keluarga mereka untuk mendapatkan dukungan yang sangat dibutuhkan dalam mencari dan menemukan.
“Kami berharap dengan berbagi berita tentang keluarga kami akan memicu percakapan penting di meja dapur dan di kantor dokter di seluruh negeri.”
Dan pernyataan tersebut menambahkan: “Sebagai pendiri Rosalynn Carter Institute for Caregivers, Ny. Carter sering mengatakan bahwa hanya ada empat jenis orang di dunia ini: mereka yang menjadi pengasuh; mereka yang saat ini menjadi pengasuh, mereka yang akan menjadi pengasuh, dan mereka yang akan membutuhkan pengasuh.
“Universalitas kepedulian terlihat jelas dalam keluarga kami, dan kami merasakan kegembiraan dan tantangan dalam perjalanan ini. Kami tidak berharap untuk berkomentar lebih jauh dan meminta pengertian bagi keluarga kami dan semua orang di seluruh negeri yang bertugas sebagai pengasuh.”
Carter, seorang Demokrat, menjadi presiden AS ke-39 ketika ia mengalahkan pendahulunya Gerald Ford pada tahun 1976. Dia menjalani satu masa jabatan dan dikalahkan pada tahun 1980 oleh Ronald Reagan dari Partai Republik.
Keluarga Carter menceritakan bahwa mantan Ibu Negara Rosalynn Carter menderita demensia. Dia hidup bahagia di rumah bersama suaminya, menikmati musim semi di Vlakte dan menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih.
Pernyataan lengkap: https://t.co/FrpcYhPwn4 pic.twitter.com/Ng4mnAZiPS
— Pusat Carter (@CarterCenter) 30 Mei 2023
Dia adalah mantan presiden tertua yang masih hidup dalam sejarah Amerika dan masih tinggal di sebuah rumah sederhana di kota pedesaan Plains, Georgia, dua setengah jam berkendara ke selatan Atlanta.
Carter telah mengangkat massa kanker kecil dari hatinya pada tahun 2015. Dan pada tahun 2016 ia mengumumkan bahwa ia tidak memerlukan pengobatan lebih lanjut karena kankernya telah dihilangkan dengan obat eksperimental.
Mantan presiden lainnya yang masih hidup adalah Donald Trump (76); Barack Obama, 61; George W.Bush, 76; dan Bill Clinton, 76.
Tuan Carter adalah seorang petani kacang tanah dan letnan Angkatan Laut AS sebelum memasuki dunia politik dan menjabat satu masa jabatan sebagai gubernur Georgia dari tahun 1971 hingga 1975.
Ia menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2002 atas upaya perdamaiannya di seluruh dunia dan merupakan pendukung lama dan sukarelawan untuk Habitat untuk Kemanusiaan.