Track: Kebakaran yang kembali terjadi di pabrik Texas telah padam
keren989
- 0
Untuk mendapatkan pemberitahuan berita terkini gratis dan real-time yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda, daftarlah ke email berita terkini kami
Berlangganan email berita terkini gratis kami
Para kru akhirnya berhasil memadamkan api di pabrik petrokimia di wilayah Houston yang telah menyala-nyala selama berhari-hari, menurut Shell, yang mengoperasikan pabrik tersebut.
Petugas pemadam kebakaran pertama kali merespons kebakaran di fasilitas Taman Rusa pada Jumat sore. Shell mengatakan pada Sabtu pagi bahwa api telah padam. Namun beberapa jam kemudian, Shell mengumumkan bahwa api kembali berkobar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pada Minggu malam, kata juru bicara Shell Natasha Qamar, Senin. Api yang menyala kembali dapat diatasi di area yang terkendali.
“Pemantauan udara sedang berlangsung dan belum mendeteksi adanya tingkat bahan kimia berbahaya yang mempengaruhi masyarakat sekitar. Tidak ada bahaya bagi masyarakat sekitar,” kata Shell.
Kota Taman Rusa tidak mengeluarkan perintah berlindung di tempat bagi warga saat terjadi kebakaran.
Kebakaran terjadi di unit pabrik olefin yang memproduksi plastik dan karet. Unit sedang menjalani perawatan rutin pada saat kebakaran.
Sembilan pekerja yang dikirim ke rumah sakit dipulangkan setelah menjalani evaluasi medis pencegahan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Shell mengatakan pada hari Minggu bahwa sejumlah besar air yang digunakan untuk memadamkan api melebihi kapasitas penyimpanan air limbah pabrik dan dialirkan ke Houston Ship Channel.
Penghalang atau balok terapung digunakan untuk mencegah produk kimia apa pun dari pabrik mengalir bersama air limbah dan mencemari saluran, kata Qamar.
Setelah hujan pada hari Minggu, “kilauan tipis” terlihat di luar sinar matahari, namun sudah hilang, kata Shell.
“Tim kami bekerja 24 jam sehari untuk memverifikasi langkah-langkah lingkungan dan keselamatan dari tindakan yang diambil sejauh ini,” kata Hakim Lina Hidalgo, pejabat tinggi terpilih negara itu, dalam sebuah pernyataan Minggu malam.
Kelompok lingkungan setempat tidak yakin dengan pernyataan Shell bahwa masyarakat tidak dalam bahaya.
“Sejarah telah menunjukkan bahwa pernyataan awal ini bermanfaat bagi hubungan masyarakat industri dan bukan kesehatan masyarakat,” kata Jennifer Hadayia, direktur eksekutif Air Alliance Houston.
Kebakaran fasilitas tidak jarang terjadi di wilayah tersebut, dengan banyaknya industri petrokimia. Pada bulan Maret, ledakan dan kebakaran terjadi di fasilitas milik INEOS Phenol di dekat Pasadena, Texas, menyebabkan satu orang terluka.
Kebakaran pada tahun 2019 di fasilitas milik Intercontinental Terminals Company berlangsung selama berhari-hari dan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, memicu peringatan kualitas udara. ___
Ikuti Juan A. Lozano di Twitter: https://twitter.com/juanlozano70